Sepertinya, apa yang ada dalam pikiranku bahwa mereka mungkin tidak memerlukan lagi bumbu tambahan untuk menunjukkan bahwa dia sedang dalam rasa bahagia yang tak terbendungkan. Perempuan memang suka diperhatikan, lalu tersenyum malu pun sudah terpancar bahwa dia telah menyampaikan bahwa dia sangat bahagia.
Kalian telah menunjukkannya padaku namun tidak mengharapkan padaku untuk melakukan yang sama. Ini membuatku bertanya-tanya, seberuntung apa yang sudah kalian alami dan melaluinya? Bahkan meskipun ada sedikit cobaan yang kalian alami, namun aku yakin itu tetap memberikan rasa bahagia dalam diri kalian.
Aku bisa melihatnya dalam tindakan dan goresan senyum yang kalian ukir di wajah cantik kalian. Ini sudah membuatku tidak bisa lagi mengandalkan harapan untuk mendapatkan keberuntungan yang pernah kalian dapatkan. Aku juga tau bahwa kalian bangga atas kebahagian yang kalian rasakan sehingga tertampak rasa tak peduli kepada yang lain yang mungkin lebih atau kurang dari apa yang mereka rasakan.
Dalam blog ini, aku akan menyampaikan ucapan penyampaian apa yang ada dalam pikirannku untuk menyerukan bahwa kalian berhasil bahagia.
Bahagia akan sesuatu yang menjadi penyempurna dan menjadi hal yang mampu melupakanmu pada hal yang kurang dalam hidup kalian.
Selamat Ya!
Suatu cara bagaimana aku membagikan cerita kehidupanku yang mungkin bisa kalian sukai. Seperti inilah jalan pikiranku... namun tidak menutup kemungkinan kalian untuk memberikan komentar atau saran untukku disini. Terima kasih sudah membaca. ^_^
Rabu, 13 November 2013
Jumat, 05 Juli 2013
kebosanan
Jumat, 5 Juli 2013
Emmm... apa ya? sejujurnya aku ingin sekali menyampaikan sesuatu namun aku juga tidak mengerti apa yang ingin aku sampaikan. Banyak sekali yang begitu rumit dalam hidupku,,,
pekerjaan,
yang aku inginkan,
asmara,
dosa,
cita-cita,
kecemburuan,
ketidaksampaian,
angan-angan,
masa depan,
tujuan hidup,
masa lalu,
teman,
keluarga,
sahabat,
wisata,
uang,
tempat,
yang sudah aku lakukan,
hobi,
kebiasaan,
lingkungan,
apa yang aku lihat,
apa yang aku rasakan,
keraguan,
sesuatu yang membuatku tersenyum,
yang menyukaiku,
lagu,
kondisi,
handphone,
laptop,
kamera,
modem,
kipas angin,
buku,
boneka,
bantal,
gambar,
foto,
sosmed,
status,
cowok,
cewek,
baju,
tas,
celana,
rambut,
parfum,
beli,
jalan,
angkot,
langit,
malam,
air,
dingin,
panas,
makanan,
film,
dan kesendirianku di dalam kamar saat ini.
mereka telah mengisi hari-hariku... ya, terima kasih. Namun sepertinya merekalah yang membuatku rumit. Aku bingung bagaimana menanggapinya, bagaimana caranya aku bisa menghabisi hari-hariku bersama mereka lebih lama lagi.
Emmm... apa ya? sejujurnya aku ingin sekali menyampaikan sesuatu namun aku juga tidak mengerti apa yang ingin aku sampaikan. Banyak sekali yang begitu rumit dalam hidupku,,,
pekerjaan,
yang aku inginkan,
asmara,
dosa,
cita-cita,
kecemburuan,
ketidaksampaian,
angan-angan,
masa depan,
tujuan hidup,
masa lalu,
teman,
keluarga,
sahabat,
wisata,
uang,
tempat,
yang sudah aku lakukan,
hobi,
kebiasaan,
lingkungan,
apa yang aku lihat,
apa yang aku rasakan,
keraguan,
sesuatu yang membuatku tersenyum,
yang menyukaiku,
lagu,
kondisi,
handphone,
laptop,
kamera,
modem,
kipas angin,
buku,
boneka,
bantal,
gambar,
foto,
sosmed,
status,
cowok,
cewek,
baju,
tas,
celana,
rambut,
parfum,
beli,
jalan,
angkot,
langit,
malam,
air,
dingin,
panas,
makanan,
film,
dan kesendirianku di dalam kamar saat ini.
mereka telah mengisi hari-hariku... ya, terima kasih. Namun sepertinya merekalah yang membuatku rumit. Aku bingung bagaimana menanggapinya, bagaimana caranya aku bisa menghabisi hari-hariku bersama mereka lebih lama lagi.
Rabu, 19 Juni 2013
aku aneh
Malam, aku masih tersadar dan belum membiarkan diri ini untuk tidur.
Dari handphoneku aku membaca email masuk yang isinya sebagai berikut:
Ah, ini adalah email dari diriku sendiri... Inilah keresahan yang akhir-akhir ini aku rasakan. Aku jadi gak tenang, cemas, ingin menangis dan takut... aku takut akan terjadi lagi. Aku takut sakit hati lagi, aku takut jatuh cinta lagi.
Aku bukannya ingin menutupi diri untuk tidak akan jatuh cinta lagi, tapi inilah proses pada diriku yang sudah disakiti oleh mereka.
Aku hanya butuh orang yang benar-benar sayang padaku, benar-benar menginginkan aku seutuhnya.
Dari handphoneku aku membaca email masuk yang isinya sebagai berikut:
Dengan Hormat,
Bersama email ini saya sampaikan bahwa akhir-akhir ini entah kenapa secara tidak disengaja dan tidak disadari semakin berjalannya waktu, semakin hari, semakin dilihat, semakin diperhatikan, semakin disadarkan, semakin aku berpikir, meskipun ku abaikan, meskipun ku coba untuk menyangkal, meskipun aku paksakan untuk menyadarkan diri dan meyakinkan diri untuk tidak akan menyadarkan kenyataan yang sedang terjadi akhir-akhir ini, namun ternyata hati kecil dan perasaan pada diri ini terus menolak dan menegaskan bahwa diriku ini sebenarnya.... sebenarnya... sebenarnya.... ah, sudahlah. Bukan akan aku biarkan waktu yang menjawab, namun aku hanya pasrah kepada yang ter-"yang memberikan keresahan padaku akhir-akhir ini"lah yang bisa menjawab dan mengakhirinya. Meskipun jantung ini terus terasa seperti ini, akan aku tahan dan menahan untuk menyimpannya.
Hiks, hiks, hiks, hiks!
Demikianlah yang dapat saya sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya saya ucapkan terima kasih.
Best Regards,
- Yuli Mirda -
- Yuli Mirda -
Ah, ini adalah email dari diriku sendiri... Inilah keresahan yang akhir-akhir ini aku rasakan. Aku jadi gak tenang, cemas, ingin menangis dan takut... aku takut akan terjadi lagi. Aku takut sakit hati lagi, aku takut jatuh cinta lagi.
Aku bukannya ingin menutupi diri untuk tidak akan jatuh cinta lagi, tapi inilah proses pada diriku yang sudah disakiti oleh mereka.
Aku hanya butuh orang yang benar-benar sayang padaku, benar-benar menginginkan aku seutuhnya.
Senin, 15 April 2013
Beginilah Jadinya
(back song)
seperti yang di hatiku
ku selalu merasakan beban ini
walau selalu terjalin suatu benci
namun akankah kau mengerti
seluruh kata ku tulis
dan ku ucap dengan sepenuh hati
dengan nafas yang tak pernah melemah
penuh harapan kepadamu
tak tahu dimanakah awalnya
rasa ini tumbuh dengan tulus
dan apakah ini akan berakhir
semuanya di luar kuasaku
hanya saja selagi ku hidup
seluruh pikir dan ilham untukmu
takkan ku bagi walau setetes
segenap hidupku untukmu.... (Lirik Lagu: Tak Berawal Tak Berakhir - Shanty)
Sungguh! Ketika saat menyadari bahwa diri mulai jatuh cinta kepada seseorang... Merasakan suatu rasa yang bisa dikatakan bahwa beginilah rasa "indah" yang sebenarnya. Mulailah tumbuh dari dalam benak diri ini dengan berpikiran yang sangat dramatis seolah-olah berada pada suatu cerita drama perpileman. Dimulai ketika diri ini bersedia untuk berkorban nyawa demi yang tercinta, merasa bahagia sendiri ketika secara sepihak melihat kebahagiaannya, melihatnya tertawa, melihatnya tersenyum, melihatnya bergerak, melihat matanya, mendetakkan jantung secara tak normal karenanya dan bahkan menangis karenanya pun rela... semua karena jatuh cinta. Takkan perduli betapa kerasnya pukulan yang Tuhan berikan kepada diri ini, betapa sakitnya kekecewaan yang bila ternyata yang tercinta tak kunjung juga merasakan hal sama pada diri ini. Ketika ternyata pada akhirnya diri ini, di atas rasa sedih dan kekecewaan yang dulu pernah terbesit menjadi suatu resiko ketika di awal jatuh cinta ini, masih saja bersyukur dan senang untuk bisa juga merasakan jatuh cinta secara tulus kepada yang tercinta.
seperti yang di hatiku
ku selalu merasakan beban ini
walau selalu terjalin suatu benci
namun akankah kau mengerti
seluruh kata ku tulis
dan ku ucap dengan sepenuh hati
dengan nafas yang tak pernah melemah
penuh harapan kepadamu
tak tahu dimanakah awalnya
rasa ini tumbuh dengan tulus
dan apakah ini akan berakhir
semuanya di luar kuasaku
hanya saja selagi ku hidup
seluruh pikir dan ilham untukmu
takkan ku bagi walau setetes
segenap hidupku untukmu.... (Lirik Lagu: Tak Berawal Tak Berakhir - Shanty)
Sungguh! Ketika saat menyadari bahwa diri mulai jatuh cinta kepada seseorang... Merasakan suatu rasa yang bisa dikatakan bahwa beginilah rasa "indah" yang sebenarnya. Mulailah tumbuh dari dalam benak diri ini dengan berpikiran yang sangat dramatis seolah-olah berada pada suatu cerita drama perpileman. Dimulai ketika diri ini bersedia untuk berkorban nyawa demi yang tercinta, merasa bahagia sendiri ketika secara sepihak melihat kebahagiaannya, melihatnya tertawa, melihatnya tersenyum, melihatnya bergerak, melihat matanya, mendetakkan jantung secara tak normal karenanya dan bahkan menangis karenanya pun rela... semua karena jatuh cinta. Takkan perduli betapa kerasnya pukulan yang Tuhan berikan kepada diri ini, betapa sakitnya kekecewaan yang bila ternyata yang tercinta tak kunjung juga merasakan hal sama pada diri ini. Ketika ternyata pada akhirnya diri ini, di atas rasa sedih dan kekecewaan yang dulu pernah terbesit menjadi suatu resiko ketika di awal jatuh cinta ini, masih saja bersyukur dan senang untuk bisa juga merasakan jatuh cinta secara tulus kepada yang tercinta.
Kamis, 11 April 2013
Baseng
Aku tidak bisa menentukan satu kata apa yang bisa dijadikan sebagai nama pada pemikiranku saat ini. Sudah beberapa kali aku membatalkan niatku untuk menerbitkan entri pada blog ini namun ide tak kunjung datang. Aku sudah tidak merasa senang lagi untuk membuat blog mengenai cerita-cerita sedih dalam kehidupanku. Aku cuma bisa bilang pasrah dan tak ada niat untuk memperbaiki diri ini, dan maupun untuk berkata kepada Tuhan bahwa semua ini tidaklah adil aku sudah tidak merasa membiasakannya lagi.
Aku selalu berpikir betapa alangkah mudahnya bagi mereka untuk mendapatkannya?! Aku selalu mencari tau bagaimana cara mereka, ya lalu aku tau, tapi aku tak bisa. "hey, tidak ada yang tak mungkin! kalau kita berpikir mampu untuk bisa melakukannya, kita pasti bisa!", "hey, kita tidak boleh merasa iri kepada kebahagiaan orang lain", "hey, gak baik bilang kepada Tuhan bahwa ternyata kehidupan ini sebenarnya tidaklah adil".... yaaaa.... aku mengerti dengan kutipan-kutipan ini, tapi...ah, aku tidaklah mengerti!!
Sabtu, 02 Maret 2013
Cerita Yang Sangat Sederhana Untuk Hari Ini
Panas, haa... hari yang panas! Sepertinya saat ini bisa dikatakan musim panas di kota Palembang. Aku yang ada di dalam kamar yang baru 5 hari ganti posisi di dalamnya ini, duduk di depan meja dimana terdapat laptop yang menyampaikan beberapa lagu-lagu melalui speaker kembar yang ada di atas lemari di sebelah meja tersebut. Di sampingku terdapat sebuah kipas angin yang berputar dan bergeleng memberikan kesejukan tersendiri di dalam kamar ini untuk mengurangi hawa panas di dalam kamar ini, selain itu aku sendiri mengenakan tangtop berwarna merah dan celana pendek berwarna hijau kekuningan.. ya ini untuk mengurangi rasa gerah yang aku rasakan di waktu yang sebenarnya bukanlah waktunya lagi menghembuskan udara panas. Hari sudah sore namun panas masih terasa, sekujur tubuh sudah terasa lengket sekali, dan di kepalaku ada sedikit rasa sakit karena cuaca yang kurang menyenangkan ini. Hari ini cukup tidak menyenangkan, um, bukan berarti menyebalkan namun tidak ada yang menyenangkan terutama di kantor tadi, entah aku juga tidak tau kenapa. Akhirnya sepulang kerja aku langsung beranjak untuk pulang kerumah untuk beristirahat... yap! ternyata aku pun mengurungkan niatku untuk tidur siang karena di kamar ini panas sekali! kipas angin di dalam kamar ini tidaklah cukup, dan aku berhasil menghabiskan satu buah film dengan durasi 3 jam yaitu film The Hobbit. Sudah lama sekali aku menginginkan untuk menonton film ini, huft, ini dikarenakan kalian yang tidak ada yang mengajakku untuk nonton di bioskop. Betapa sangat menyenangkan rasanya apabila menonton film kesukaan di bioskop, apalagi bila bersama aku, hehehehehehehe...
Aku ini sebenarnya berencana untuk tidur setelah menonton DVD ini, namun entah tiba-tiba aku ingin sekali ngeblog. Dirumah saat ini sepi, ibu dan bapak masih di sekayu, tidak ada makanan di rumah, dompet semakin menipis, dan rencana untuk liburan ke Padang semakin buram... bagaimana ini?!!
Aaaargh! betapa rumitnya pikiranku siang ini, dan yang lebih parah lagi... kenapa sampai saat ini aku belum juga dapat pacar? padahal sesungguhkan beberapa keluhan-keluhan yang aku sampaikan barusan bisa saja tidak menjadi masalah apabila bisa berbagi ceritanya secara langsung dan secara mesrah kepada orang spesial tercinta. Hahahahahaha..
Aku punya banyak kegiatan yang aku gemari, namun untuk beberapa pekan ini aku malas sekali untuk melakukannya... aku ingin melakukan sesuatu yang berbeda, apa itu? belajar buat ujian? hahahahahaha! itu ide yang buruk, sis! meskipun itu tidak pernah aku lakukan beberapa tahun ini, dan mungkin memberikan sesuatu yang baik buat diriku ini, namun itu ide yang mustahil untuk bisa aku lakukan. Aku sudah malas untuk belajar apalagi untuk membaca buku. Ketika belajar, ada saja sesuatu yang merubah jalan pikiranku dan biasanya, lalu kemudian aku memilih untuk tidur.
Iya khaaaann! Mata ini sudah mengantuk, dan aku akan mengakhiri ceritaku sederhanaku hari ini. Aku akan tidur. Daaaaaah!
Senin, 11 Februari 2013
Sedikit menenangkan
Selasa, 20 Pebruari 2007
Tepat setelah aku mendengar "...sudah pukul 8 tepat" di radio Sonora, aku sedang bersantai di hari liburanku setelah mengalami ujian semester 1 dan aku lulus semester 1.
Aku mencoba untuk menenangkan diriku dari semua tekanan yang terjadi pada batinku. Aku masih bingung bagaimana caranya agar bisa bertemu dengan orang yang menjadi jodohku nanti, tapi yang pasti dia sangat mirip dengan aku, bukan wajahnya tapi sikap dan prilakunya. Aku senang kalau jodohku mirip dengan aku, karena aku sangat senang dengan diriku ini.
Aku sedikit tenang dan berusaha untuk menyadari dan menerima segala yang ada pada diriku, kalau tidak aku enggak akan bertemu dengan jodohku. Karena kalau aku enggak menerima apa yang ada pada diriku berarti aku belum menerima jodohku itu. Yaa... Allah, ku mohon pertemukanlah dengan jodohku sekarang, karena kalau aku belum bertemu dan belum saling jatuh cinta, aku akan terus menerus berkhayal berpacaran dengan cowok terganteng di Poltek. Aku tahu kalau berkhayal itu tidak baik, tapi itu sudah menjadi kebiasaan dan aku akan selalu iri melihat temanku yang sudah berpacaran.
Namun, selain itu lindungilah aku dari segala tindakan yang menimbulkan kemaksiatan aku ingin berpacaran sehat agar tidak mengganggu pelajaranku, amin!
Aku sekaranga agak membaik meskipun harapanku belum tercapai tapi aku tetap berusaha untuk mendapatkannya apalagi dengan harapanku pada nomor 3, ya... aku kecewa sih, tapi mungkin itu cuma cobaan untuk diiriku ini. Aku pengen sekali bisa percaya diri untuk bicara dengan orang yang baru aku kenal dan kau pengen banget bisa percaya diri untuk tampil beda, gimana ya caranya...? Dan bagaimana juga untuk menjadi orang dewasa?
Gimana ya... caranya biar jadi cewek sejati dan cewek yang menarik? agar aku bisa dihargai...
Bagaimana ya caranya?
Bagaimana ya solusinya?
Seperti apa ya cewek sejati itu?
Apa itu cewek yang menarik?
Apa sih ciri-cirinya?
Tolong kasih tau dong!
Tepat setelah aku mendengar "...sudah pukul 8 tepat" di radio Sonora, aku sedang bersantai di hari liburanku setelah mengalami ujian semester 1 dan aku lulus semester 1.
Aku mencoba untuk menenangkan diriku dari semua tekanan yang terjadi pada batinku. Aku masih bingung bagaimana caranya agar bisa bertemu dengan orang yang menjadi jodohku nanti, tapi yang pasti dia sangat mirip dengan aku, bukan wajahnya tapi sikap dan prilakunya. Aku senang kalau jodohku mirip dengan aku, karena aku sangat senang dengan diriku ini.
Aku sedikit tenang dan berusaha untuk menyadari dan menerima segala yang ada pada diriku, kalau tidak aku enggak akan bertemu dengan jodohku. Karena kalau aku enggak menerima apa yang ada pada diriku berarti aku belum menerima jodohku itu. Yaa... Allah, ku mohon pertemukanlah dengan jodohku sekarang, karena kalau aku belum bertemu dan belum saling jatuh cinta, aku akan terus menerus berkhayal berpacaran dengan cowok terganteng di Poltek. Aku tahu kalau berkhayal itu tidak baik, tapi itu sudah menjadi kebiasaan dan aku akan selalu iri melihat temanku yang sudah berpacaran.
Namun, selain itu lindungilah aku dari segala tindakan yang menimbulkan kemaksiatan aku ingin berpacaran sehat agar tidak mengganggu pelajaranku, amin!
Aku sekaranga agak membaik meskipun harapanku belum tercapai tapi aku tetap berusaha untuk mendapatkannya apalagi dengan harapanku pada nomor 3, ya... aku kecewa sih, tapi mungkin itu cuma cobaan untuk diiriku ini. Aku pengen sekali bisa percaya diri untuk bicara dengan orang yang baru aku kenal dan kau pengen banget bisa percaya diri untuk tampil beda, gimana ya caranya...? Dan bagaimana juga untuk menjadi orang dewasa?
Gimana ya... caranya biar jadi cewek sejati dan cewek yang menarik? agar aku bisa dihargai...
Bagaimana ya caranya?
Bagaimana ya solusinya?
Seperti apa ya cewek sejati itu?
Apa itu cewek yang menarik?
Apa sih ciri-cirinya?
Tolong kasih tau dong!
Sabtu, 09 Februari 2013
Pandanganku mengenai cinta pada pandangan pertama setelah merasa patah hati (dari buku diariku dulu)
Cinta Pada Pandangan Pertama
Cinta pada pandangan pertama adalah rasa cinta (rasa tertarik) pada saat pertama kali bertemu dengan didasarkan pada ketertarikannya pada paras wajah yang begitu mempesona. Ini berarti cinta pada pandangan pertama sering terjadi apabila orang yang dicintainya itu berwajah cantik atau tampan.
Bagi orang yang berwajah jelek, janganlah mengharapkan untuk menjadi seseorang yang dicintai melalui cinta pada pandangan pertama. Jadi, bagi orang jelek hanya bisa menjadi orang yang jatuh cinta pada pandangan pertama namun tidak menjadi orang yang dicintai pada pandangan pertama dan juga belum tentu cinta itu terbalaskan namun malah menyakitkan karena bagi orang yang berwajah mempesona hanya menyukai orang yang berwajah mempesona juga.
Oleh sebab itu, kita sebagai orang jelek harus memilih pasangan yang sesuai dengan kita, apabila kita jelek memilih pasangan jangan pada orang yang sangat sempurna wajahnya. Dan jangan coba-coba memilih untuk jatuh cinta pada pandangan pertama karena pasti akan menyakitkan yang disebabkan orang tersebut tidak akan menyukai orang yang jelek seperti kita.
Pesan-pesan:
Teruslah dan jangan berhenti untuk merawat wajah dan tubuh kita agar tampak lebih menarik. Teruslah untuk tetap ceria, dan selalu berbaik hati pada orang lain, ramah, sopan santun dengan tetap menjaga harga diri kita meskipun kita sebagai orang jelek karena meski kita berwajah jelek namun kita tetap bisa memiliki hati yang indah melebihi wajah yang indah.
Biarlah cinta kita tak terbalas, mungkin jodoh kita akan lebih baik dari sebelumnya dan yang pasti orang yang mencintai kita itu pasti dengan ketulusan hati dan penuh pengorbanan juga pengertian.
Cinta pada pandangan pertama adalah rasa cinta (rasa tertarik) pada saat pertama kali bertemu dengan didasarkan pada ketertarikannya pada paras wajah yang begitu mempesona. Ini berarti cinta pada pandangan pertama sering terjadi apabila orang yang dicintainya itu berwajah cantik atau tampan.
Bagi orang yang berwajah jelek, janganlah mengharapkan untuk menjadi seseorang yang dicintai melalui cinta pada pandangan pertama. Jadi, bagi orang jelek hanya bisa menjadi orang yang jatuh cinta pada pandangan pertama namun tidak menjadi orang yang dicintai pada pandangan pertama dan juga belum tentu cinta itu terbalaskan namun malah menyakitkan karena bagi orang yang berwajah mempesona hanya menyukai orang yang berwajah mempesona juga.
Oleh sebab itu, kita sebagai orang jelek harus memilih pasangan yang sesuai dengan kita, apabila kita jelek memilih pasangan jangan pada orang yang sangat sempurna wajahnya. Dan jangan coba-coba memilih untuk jatuh cinta pada pandangan pertama karena pasti akan menyakitkan yang disebabkan orang tersebut tidak akan menyukai orang yang jelek seperti kita.
Pesan-pesan:
Teruslah dan jangan berhenti untuk merawat wajah dan tubuh kita agar tampak lebih menarik. Teruslah untuk tetap ceria, dan selalu berbaik hati pada orang lain, ramah, sopan santun dengan tetap menjaga harga diri kita meskipun kita sebagai orang jelek karena meski kita berwajah jelek namun kita tetap bisa memiliki hati yang indah melebihi wajah yang indah.
Biarlah cinta kita tak terbalas, mungkin jodoh kita akan lebih baik dari sebelumnya dan yang pasti orang yang mencintai kita itu pasti dengan ketulusan hati dan penuh pengorbanan juga pengertian.
Setelah dibaca lagi...
Sabtu sore ini... ketika aku melihat di sudut bawah kanan layar laptopku tertera tanggal 9 Pebruari 2013, aku memulai untuk mengetik kembali blog ini setelah aku membaca kembali diariku pada masa remajaku dulu. Aku menemukan diari ini tersimpan di dalam sebuah kemasan kotak dengan warna sampul yang sama dengan bukunya, diari ini berada di bawah sekali dari tumpukan buku-buku yang ada di dalam lemariku.... lalu aku membacanya kembali.
Hey, bagaimana ketika kalian mengingat kembali masa-masa remaja kalian? Lucu? Indah? Dan cerah kah? Ada beberapa halaman pada diari ini membuatku tertawa sendiri mengenai pengakuanku waktu itu. Sungguh hampir seluruh tulisanku itu menceritakan keluhanku, dan segala kekuranganku, aku tertawa karena aku merasa alangkah beraninya aku mengakui segala kekuranganku yang sebenarnya sama sekali tidak bisa aku terima pada kenyataannya. Aku menemukan beberapa halaman pada diari ini yang mana terdapat kumpulan foto-fotoku yang sangat jelek sekali dan pada foto-foto tersebut aku coret-coret karena kesal dengan kenyataanku pada saat itu sangat jelek sekali. Saat itu aku susah sekali mendapatkan diriku nampak begitu cantik ketika difoto, aku malu... dan membuatku semakin tidak percaya pada diri sendiri. Selain itu... aku menelaah kembali tulisan-tulisanku pada diari itu, hampir semuanya mencerminkan nasib remajaku yang suram dan tidak mempunyai sahabat karib yang selalu menemani hari-hariku. Ya... pikir saja, untuk apa aku menulis sebuah diari, ini dikarenakan aku tidak punya teman untuk curhat dan menceritakan apa saja yang aku rasakan pada diriku ini.
Aku akan menyampaikan kepada kalian melalui blog ini, apa saja yang aku tulis pada diari ini. Karena sekarang hal-hal yang aku takutkan, dan hal-hal yang selalu aku keluhkan waktu itu tidak lagi menjadi permasalahanku. Aku sudah tidak menghiraukan lagi mengenai kekurangan-kekuranganku, aku sudah membiasakan diri untuk menjalani hidupku apa adanya namun tetap bersemangat untuk berusaha menjadi lebih baik. :)
Langganan:
Postingan (Atom)